8 July , 2005

Mematikan option Windows Script Host

WSH atau yang dikenal sebagai Windows Script Host adalah salah satu option yang disediakan oleh Microsoft untuk menjalankan aplikasi VBS. Dengan berkembangnya virus-virus di dunia maya sekarang ini, banyak sekali para pembuat virus menggunakan fasilitas tersebut untuk menjalankan virus-virus yang berektensi VBS. Sebut saja virus VBS.Redlof dan VBS.Lovelorn mungkin masih banyak lainnya yang akan menyusul.

Sebenarnya kalau kita menonaktifkan fasilitas atau opsi WSH tersebut, serangan virus VBS dapat diminimalkan. Banyak para pemakai komputer tidak menyadari bahkan tidak mengetahui, bahwa dengan menonaktifkan virus tersebut tidak akan menyebar dengan cepatnya.

Fasilitas WSH ada disemua komputer yang memakai system operasi
Windows 95, 98, NT, ME, 2000, XP dan Windows Server 2003.

Windows 98,
1. Dari Windows taskbar, pilih Start|Settings|Control Panel.
2. Pada ‘Control Panel’ screen, double-click icon ‘Add/Remove programs’.
3. Pada ‘Add/Remove Programs’ window, buka tab ‘Windows Setup’.
4. Pilih ‘Accessories’ dan double-click.
5. Pada list ‘Accessories’, temukan ‘Windows Scripting Host’.
6. Klik check-box pada ‘Windows Scripting Host’ untuk menonaktifkannya.
7. Klik OK untuk kembali ke ‘Add/Remove Programs’ window.
8. Kemudian klik pada tombol ‘OK’.

Windows 95
1. Pada ‘Desktop’, atau ‘Windows Explorer’, klik kanan pada icon ‘My Computer’.
2. Pilih ‘Open’ dari menu.
3. Pada ‘My Computer’ window, buka menu ‘View’ dan pilih ‘Options…’.
4. Buka tab ‘File Types’.
5. Cari Windows Scripting Host (WSH) yang terinstall pada komputer anda, dan
lihat juga apakah ada ‘VBScript Script File’ pada list type file
6. Klik pada tombol Click on the ‘Remove’.
7. Jika Anda mendapatkan sebuah dialog pertanyaan, Anda konfirmasi bahwa
penghapusan akan dilakukan, Dan anda dapat menekan tombol ‘YES’

Windows NT
1. Komputer anda harus login sebagai ‘administrator’.
2. Pada ‘Desktop’, atau ‘Windows Explorer’, klik kanan pada ‘My Computer’.
3. Pilih ‘Open’ dari menu yang tersedia.
4. Pada ‘My Computer’ window, buka menu ‘View’ dan pilih ‘Options’.
5. Buka tab ‘File Types’.
6. Lihat ‘VBScript Script File’ pada list type file .
7. Klik tombol ‘Remove’.
8. Jika Anda mendapatkan sebuah dialog pertanyaan, Anda konfirmasi bahwa
penghapusan akan dilakukan, Dan anda dapat menekan tombol ‘YES’

Windows 2000/Me/XP/2003
1. Komputer anda harus login sebagai ‘administrator’
2. Pada ‘Desktop’, atau ‘Windows Explorer’, klik kanan pada ‘My Computer’.
3. Pilih ‘Open’ dari menu.
4. Pada ‘My Computer’ window, buka menu ‘Tools’ dan pilih ‘Folder Options’.
5. Buka tab ‘File Types’.
6. Cari ‘VBScript Script File’ pada list type file
7. Klik pada tombol ‘Delete‘.
8. Jika Anda mendapatkan sebuah dialog pertanyaan, Anda konfirmasi bahwa
penghapusan akan dilakukan, Dan anda dapat menekan tombol ‘YES’
copyright by PT Vaksincom (www.vaksin.com)

7 July , 2005

Gejala Infeksi Virus

Sebenarnya tidak ada kriteria yang khusus yang dapat digunakan sebagai acuan bahwa Anda terinfeksi virus atau tidak karena ada beberapa virus yang memang memberitahukannya kepada korban, misalnya dengan menampilkan pesan-pesan “aneh” tapi kebanyakn virus saat ini bekerja tanpa diketahui oleh si korban. Tak ada ketentuan yang pasti mengenai hal ini.
Para pembuat virus umumnya seorang atau kelompok “prokem” atau “preman jenius” dalam komunitas dunia komputer di mana mereka membuat virus agar sulit untuk dideteteksi atau paling tidak mengakibatkan kesalahan pendeteksian. Virus yang mereka sebarkan sering membuat sistem yang Anda mimiliki memliki “tingkah lalu aneh” seperti aplikasi yang tiba-tiba mengalami bug, sulit mendeteksi driver, bahkan kerusakan secara hardware.
Sejak keberadaan virus menjadi sangat umum, dampak yang diakibatkannya semakin beragam dan tidak umum jika tidak bisa dibilang aneh. Akan tetapi virus juga memiliki tindakan yang hampir sama dengan masalah software dan hardware yang sering kita hadapi, sehingga ada baiknya jika Anda meneliti terlebih dahulu dengan scanning sebelum Anda mengambil kesimpulan bahwa komputer Anda terkena virus karena mungkin saja software atau hardware yang Anda miliki memang memiliki masalah. Seperti misalnya Anda melihat teks tampilan yang “aneh” yang belum pernah Anda lihat sebelumnya dapat saja hal itu terjadi akibat kesalah software yang miliki atau tiba-tiba komputer Anda melakukan reboot sendiri tanpa Anda menekan tombol Ctrl+Alt+Del mungkin saja diakibatkan oleh kesalahan sistem operasi atau power supply yang kurang baik atau kelebihan panas yang dialami prosesor. “Jadi yang telitilah dahulu sebelum membeli”.
Berikut ini beberapa masalah yang sering ditimbulkan oleh virus meski semua masalah ini tidak melulu disebabkan oleh virus:
• Reboot spontan
• Sistem crash atau hang
• Aplikasi crash
• Masalah sound pada speaker atau sound card.
• Data harddisk yang terkorupsi
• Sistem menjadi lambat
• Hard disk tidak bisa booting

Dan beberapa kejadian yang dapat diduga kuat komputer Anda memiliki virus:
• Pesan yang tak lazim: ketika Anda melakukan booting dan komputer Anda menampilkan pesan seperti “Your PC is now stoned!”, maka dapat dapat dipastikan Anda memiliki virus (kasus ini ditemukan jika Anda terkena virus stoned).
• Tampilan teks yang aneh: ketika Anda berada pada mode DOS command prompt kemudian tampil tulis dengan pola yang aneh (berkelap-kelip, berwarna warni, berjatuhan, bergerak acak), maka kemungkin besar Anda telah terinfeksi virus.
• Suara Music Aneh: ada beberapa virus yang membu-nyikan suara-suara musik yang cukup mengganggu.

• Perubahan ukuran file atau waktu file: virus-virus yang menyerang file umumnya menyebabkan penambahan ukuran pada file yang mereka tularkan karena file aslinya ditambahkan beberapa kode dari virus ke dalamnya. Sebenarnya, dengan mengetahui pertambahan file yang tidak lazim kita dapat mengetahui apakah file Anda terkena virus atau tidak. Selain itu juga ada virus yang dapat mengubah tanggal pembuatan file akan tetapi hanya sedikit memiliki pengaruh negatif pada sistem meski pada Windows 95/98 kadang perubaahn ini dapat menimbulkan masalah.
• Hilangnya beberapa file: jika Anda tidak menjalan-kan program dan tiba ketika keesokan harinya Anda mencoba menjalankannya dan program tersebut tidak Anda temukan lagi (jika tidak orang yang mengguna-kan sebelumnya) dan Anda yakin tidak menghapusnya kemarin maka kemungkinan besar virus telah menghapus file tersebut.

copyright by PT Vaksincom (www.vaksin.com)

Cara cepat membasmi virus boot sector pada disket

Perlu Anda perhatikan sebelum Anda membasmi virus boot sector pada disket, pastikan Anda malakukan booting dengan disket yang berkapasitas sama dengan disket yang akan dibersihkan.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Booting dengan disket sistem “bersih”.
2. Ketik Debug a: (Anda harus memiliki program debug.exe pada disket booting yang “bersih”)
3. Ketik L 100 0 0 1 [Enter] (load boot sector ke memori).
4. Masukkan disket yang bervirus
5. Ketikkan W 100 0 0 1 [Enter] (menulis boot sector yang “bersih” ke disket bervirus)
Cara ini cukup ampuh unutuk menangani beberapa virus boot sector seperti virus Brain, Den Zuko, N250 dan Stoned. Tapi tidak semua virus boot sector dapat dibersihkan dengan cara ini. (sumber : AntiVirus Media)
Ketika sebuah virus boot sector menyerang, cara yang sering digunakan untuk membersihkannya adalah dengan menulis kembali boot sektor tersebut. Kebanyakan antivirus dapat melakukan ini untuk Anda. Cara lain adalah dengan melakukan boot dari disket bersih dan pada DOS prompt ketikkan FDISK/MBR untuk menulis kembali kode boot sector pada harddisk. Akan tetapi cara ini hanya dapat menghilangkan virus tidak untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan virus.
Ketika Anda menggunakan perintah FDISK/MBR untuk membersihkan virus boot sector, Anda harus pastikan bahwa Anda hanya memiliki DOS partisi karena jika Anda memiliki partisi non-DOS (misalnya Anda memiliki partisi kedua untuk linux), atau Anda mengunakan boot manager atau disk manager utility maka hal ini dapat berakibat fatal pada partisi lain. Jika Anda menggunakan perintah pada linux maka LILO (prompt yang akan ditampilkan jika Anda menggunakan linux pada satu hardisk yang berfungsi untuk memilih sistem operasi yang akan Anda gunakan) yang Anda miliki akan hilang.
Pada umumnya antivirus yang hadir saat ini di pasaran memiliki kualitas tinggi karena mereka dihadapkan oleh persaingan yang cukup tinggi. Untuk itu, sangat disarankan Anda mengikuti petunjuk yang diberikan program antivirus ketika Anda terinfeksi virus dan jangan lupa untuk juga menggunakan dukungan teknis yang diberikan oleh para pembuat antivirus.
Ketika Anda terinfeksi virus, hanya ada tiga kemungkinan yang paling umum yang dilakukan progam antivirus:
• File dibersihkan secara otomatis: Kebanyakan virus dapat dengan baik dan cepat dibersihkan oleh antivirus.
• File yang membutuhkan pembersihan khusus: Tidak semua virus dapat dibersihkan dengan antivirus secara otomatis, ada beberapa virus yang hampir sama jenisnya tetapi mengggunakan cara yang “sedikit” berbeda atau sering disebut variant. Ada juga virus yang berasal dari negeri sendiri atau sering dikenal dengan virus lokal. Kedua jenis virus ini kadang memerlukan penanganan tersendiri yang bisa diperoleh informasinya dari site-site vendor antivirus.
• File yang tidak dapat dibersihkan: Ada beberapa virus atau umumnya virus yang baru “disebarkan” ke publik tidak dapat ditangani dengan baik oleh program antivirus. Meski virus tersebut dapat dihilangkan tetapi umumnya file yang terinfeksi tidak akan dapat diper-baiki lagi. Beberapa antivirus menyediakan fasilitas backup untuk berjaga jika file tersebut mengalami kerusakan tetapi sebaiknya sebelum Anda lakukan backup secara manual sebelum melakukan pember-sihan tersebut. Cara terbaik untuk mengatasi virus jenis ini adalah menyediakan backup di tempat yang aman.

copyright by PT Vaksincom (www.vaksin.com)